Padaprinsipnya pendidikan multikultural ialah pendidikan yang menghargai perbedaan. Oleh karena itu, perbedaan tersebut tidak lagi menjadi sumber konflik dan perpecahan. Toleransi bersama ini nantinya akan menciptakan keragaman yang dinamis, kekayaan budaya yang merupakan jati diri bangsa yang harus kita lestarikan. (Kadir, A., 2020) pengetahuan dan hakikat nilai yang menjadi titik tolak rumusan tujuan pendidikan, berimplikasi pada penyusunan kurikulum . Kurikulum merupakan bagian dari sistem

Inilahhakikat fiqih menurut para ulama salaf kita, ilmu yang diiringin amal. Ketika hakikat ini hilang dalam pemahaman banyak dai dan tenaga pendidik, maka tarbiyah atau pendidikan yang ada hanya fokus pada masalah ilmu pengetahuan semata dengan mengabaikan prilaku, manajemen hati, pengendalian jiwa dan perbaikan akhlak.

Kadri Konsep Islam Tentang Tuhan, Manusia dan Alam dan 73 Manusia adalah makhluk ciptaan Allah; ia tidaklah muncul dengan sendirinya atau berada oleh dirinya sendiri7 dan bukan pula diciptakan secara kebetulan.8 Banyak sekali ayat al-Qur'an yang menjelaskan tentang penciptaan dan asal usul manusia. β€–Allah-lah yang

KataKunci: Alquran, Akal, Ilmu Pengetahuan, Filsafat Pendidikan, Pendidikan Islam A. Pendahuluan Tulisan ini membahas tentang dua persoalan pokok mengenai hakikat manusia. Pertama, telaah tentang 'akal' yang menjadi potensi terbesar manusia sebagai makhluk Tuhan. Kedua, telaah tentang hubungan akal, manusia, dan pendidikan.
Tujuanadalah sasaran yang akan dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang yang melakukan sesuatu kegiatan. [3] Dan tujuan juga merupakan sesuatu yang diharapkan tercapai setelah sesuatu usaha atau kegiatan selesai. Maka, pendidikan karena merupakan suatu usaha kegiatan yang berproses melalui tahap-tahap dan tingkatan-tingkatan, tujuannya bertahap dan bertingkat.

pendidikanIslam yang sesuai dengan fokus penelitian ini, maka cukup 13 Abdul Ghofur, Tinjauan Filsafat Pendidikan Islam Tentang Kurikulum, Jurnal At-Tarbawi, Kajian Pendidikan Islam, STAIN Surakarta. Vol.3. No.1. Mei-Oktober 2005 hlm 1 14 Abuddin Nata, Pemikiran Pendidikan Islam dan Barat, Jakarta, Rajawali Pers, 2013, Hlm 38

Epistemologiadalah cabng filsafat yang melakukan penelahan tentang hakikat pengetahuan manusia dilakukan kajian yang mendalam, sumber pengetahuan, tingkat pengetahuan, metode pngetahuan, kesahihan pengetahuan dan kebenaran pengetahuan 3. psikologi, fisika, dan ilmu pendidikan . 3. Dalam filsafat ilmu mempelajari masalah kemanusiaan dalam

Penelitianini juga untuk mengetahui dan memahami praksis seni profetik dalam pendidikan Islam. Islam sebagai rahmatan lil alamin tentu tidak menutup mata dalam ikut serta ber-fastabiqul khairat mengembangkan kemajuan peradaban lewat kesenian dan pendidikan.

.
  • h4haxjyth3.pages.dev/120
  • h4haxjyth3.pages.dev/205
  • h4haxjyth3.pages.dev/215
  • h4haxjyth3.pages.dev/305
  • h4haxjyth3.pages.dev/24
  • h4haxjyth3.pages.dev/490
  • h4haxjyth3.pages.dev/458
  • h4haxjyth3.pages.dev/217
  • pertanyaan tentang hakikat dan tujuan pendidikan islam